SuaraGenerasikita.com/Bandar Lampung, 26 Juni 2026 – Generasi Perubahan Nusantara Indonesia (GPNI) secara resmi mendampingi mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam rangkaian perjalanan silaturahmi keliling wilayah Indonesia bagian Selatan. Kunjungan perdana dimulai hari ini dari Provinsi Lampung.
Ketua Umum GPNI, Gleen Lesnussa, menyampaikan rasa syukur dan menegaskan makna perjalanan tersebut.
“Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kemudahan yang diberikan. Perjalanan ini menjadi kesempatan bagi Bapak Jokowi untuk kembali menjalin silaturahmi secara langsung dengan rakyat. Selama 10 tahun menjabat, masyarakat dan simpatisan jarang bisa bertemu secara tatap muka karena dibatasi protokol kenegaraan. Kini rasa rindu itu bisa terpenuhi,” tegas Gleen Lesnussa saat ditemui awak media di Jakarta.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat GPNI, Ade Darman, memberikan keterangan langsung dari lokasi penyambutan di Lampung dan menyampaikan kesiapan serta antusiasme warga.
“Rombongan pengurus inti telah berangkat dari Jakarta sejak malam sebelumnya dan kini sudah siap sepenuhnya. Di Bandara Lampung, ribuan tokoh adat, warga masyarakat, dan relawan telah memadati jalur lintasan hingga lokasi tujuan. Kedatangan beliau benar-benar ditunggu-tunggu,” ujar Ade Darman dengan tegas.
Ia merinci jadwal perjalanan secara rinci dan pasti:
“Bapak Jokowi berangkat dari Solo pukul 09.30 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara Lampung sekitar pukul 11.00 WIB. Perjalanan dilanjutkan menuju Kabupaten Tulang Bawang untuk melaksanakan ibadah Salat Jumat. Setelahnya diadakan jamuan makan bersama warga dan relawan, sebelum acara utama di lapangan dimulai pukul 15.00 WIB.”
Ade Darman menegaskan komitmen organisasi serta pandangannya terhadap sosok Joko Widodo:
“Kami dari GPNI akan terus mengawal seluruh rangkaian perjalanan ini sampai selesai. Bapak Jokowi adalah pemimpin yang cerdas, sederhana, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Jika ia menginginkan gaya hidup santai seperti kebanyakan mantan pemimpin lain, tentu ia bisa melakukannya. Namun ia memilih jalan ini karena sadar sepenuhnya bahwa keadilan sosial belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, persiapan keamanan dan kelancaran acara terus dipantau oleh panitia dan unsur terkait.
Redaksi Toby





