Suaragenerasikita.com.//MAJALENGKA — Langkah strategis dan berwibawa mewujudkan kebangkitan potensi daerah! Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M. didampingi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka H. Iing Misbahuddin, S.M. memimpin upaya reaktivasi kawasan wisata Gunung Karang di Kelurahan Babakanjawa, Kecamatan Majalengka. Peninjauan langsung berlangsung Sabtu (22/8/2026) dalam rangkaian Festival Gunung Karang, menegaskan tekad bersama menghidupkan kembali aset berharga yang sempat terabaikan.

 

Mengusung pendekatan terpadu yang mengedepankan nilai sejarah, kekayaan budaya, keindahan alam, serta kenyamanan aksesibilitas, Pemkab bertekad mengangkat kembali pamor kawasan yang lokasinya sangat strategis, tak jauh dari pusat pemerintahan. Bupati menegaskan kekayaan sejarah di sana belum tergali sepenuhnya dan layak dikembangkan menjadi kebanggaan daerah yang berkelanjutan.

 

“Potensinya luar biasa dan posisinya sangat menguntungkan. Kita berkomitmen mengelolanya secara terencana agar manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat,” tegas Bupati Eman di hadapan jajaran pejabat, tokoh budaya, dan elemen masyarakat.

 

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, Kepala Dinas K2UKM Solehudin, Camat Majalengka Aay Kandar Nurdiansyah, Sekretaris Disparbud Adhi Setya Putra, unsur Muspida, para sesepuh, serta pegiat pariwisata setempat.

 

Dukungan Strategis & Komitmen Bersama

Ketua Komisi III DPRD, H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H., memberikan apresiasi penuh dan dukungan nyata terhadap upaya pemulihan destinasi unggulan ini. Ia menilai kehadiran Gunung Karang sebagai aset vital yang mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan sekaligus melestarikan identitas dan kearifan lokal yang luhur.

 

Pihaknya berharap pengelolaan ke depan berjalan transparan, sinergis, dan berdampak positif jangka panjang. Hingga tahap ini, kebijakan tiket masuk tetap digratiskan bagi seluruh pengunjung. Pemerintah segera menyusun rencana inventarisasi dan pengembangan agar kualitas pelayanan semakin profesional dan berdaya saing.

 

Reporter: Asep Iskandar