Suaragenerasikita.comJakarta, 24 Juni 2026 – Gerakan Perubahan Nusantara Indonesia (GPNI) menggelar Rapat Kerja Pimpinan DPP, sekaligus membahas persiapan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GPNI. Dalam kegiatan rapat pimpinan ini membahas kesiapan untuk mendampingi kunjungan silaturahmi Presiden Republik Indonesia ke-7 dengan masyarakat Provinsi Lampung pada hari Jum’at tanggal 26-28 Juni 2026, serta merancang berbagai program strategis GPNI ke depan.

 

✅ Narasumber & Pimpinan yang Hadir:

 

– Gleen Lesnussa – Ketua Umum DPP GPNI

– Aditia Prayogo – Wakil Ketua Umum DPP GPNI

– Ade Darman – Sekretaris Jenderal DPP GPNI

– Ahmad – Bendahara Umum DPP GPNI

– Toby – Ketua OKK DPP GPNI

 

 

 

Dalam rapat ini berlangsung dengan lancar dan kondusif. Ketua Umum GPNI, Gleen Lesnussa, menyampaikan bahwa kekompakan menjadi dasar utama fondasi setiap langkah organisasi.

 

“Acara berjalan sukses dan lancar. Kami terus mengedepankan kekompakan dan soliditas sebagai fondasi agar setiap program dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat,” ujarnya saat ditemui awak media.

 

Sekretaris Jenderal DPP GPNI, Ade Darman, menegaskan prinsip kemandirian sekaligus memperkenalkan pengembangan unit kerja baru.

 

“GPNI adalah organisasi kepemudaan yang mengedepankan kerja sama tanpa bergantung pada pihak lain. Diharapkan kedepan, kami juga memilik Yayasan yaitu “Yayasan Generasi Emas Cinta Indonesia” sebagai wadah kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, serta memiliki Pusat Bantuan Hukum GPNI secara mandiri untuk memberikan bantuan pendampingan hukum secara adil dan bertanggung jawab bagi warga yang membutuhkan terutama untuk generasi Muda Gen Z,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Aditia Prayogo menjelaskan tujuan besar organisasi dalam menjaga keberagaman. Yakni dengan sebuah prinsip “Bersatu, Bergerak, Berubah” yang digaungkan untuk generasi muda penerus bangsa.

 

“GPNI harus menjadi contoh bagi generasi muda untuk tetap menjaga kekompakan dan melestarikan adat istiadat. Indonesia terdiri dari beragam suku, ras, dan agama, sehingga keberadaan Yayasan dan Layanan Bantuan Hukum ini juga menjadi sarana untuk mewujudkan tujuan utama GPNI, yaitu menjadi pemersatu segenap elemen Nusantara,” ungkapnya.

 

Selain persiapan kunjungan ke Lampung dan pembahasan program sosial-hukum, rapat juga membahas pengembangan media komunikasi organisasi, termasuk pengoptimalan program kantor GPNI untuk PODCAST sebagai sarana menyampaikan informasi dan aspirasi ke masyarakat luas serta menjadi wadah kreativitas dalam berdemokrasi di Indonesia.

Redaksi