Suaragenerasikita.Com//BITUNG, 22 Oktober 2026 — Musibah kebakaran yang melanda Kelur ahan Patiten Satu, Lorong Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, beberapa hari yang lalu, telah menyisakan duka dan kehilangan yang mendalam bagi warga setempat. Sebanyak 14 rumah hangus terbakar, ditambah 5 rumah tetangga yang turut terdampak, sehingga total 29 Kepala Keluarga dan 74 jiwa kini kehilangan tempat tinggal serta harta benda yang telah lama mereka bangun.
Di tengah masa sulit ini, kehadiran kepedulian dan kebersamaan menjadi penopang harapan bagi para korban. Organisasi Kemasyarakatan BSMI Kota Bitung, di bawah koordinasi langsung Ketua Umumnya, Bapak Safi’i Palakua C. PEM., yang akrab disapa Abang Tago, terus berdiri di tengah masyarakat, tidak hanya menyalurkan bantuan materiil, tetapi juga dukungan moril, semangat, dan pendampingan yang tak terputus sejak hari pertama terjadinya musibah.
“Kehadiran kami bukan sekadar menyalurkan bantuan sesaat, tetapi untuk terus bersinergi, mencari solusi, dan berjuang bersama warga hingga mereka dapat kembali menempati rumahnya.” — ujar Bang Tago.
Sinergi kepedulian ini semakin terasa nyata dengan turun langsung ke lokasi musibah Camat Aertembaga, Bapak Stanley R. Tatipang, S.Sos. Kehadiran Bapak Camat di tengah para korban menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli. Perhatian, pendengaran, dan langkah nyata yang ditunjukkan Bapak Camat Airtembaga Kota Bitung, menjadi teladan dan panutan bagi seluruh instansi dan masyarakat, menunjukkan bahwa di tengah bencana, pemerintah dan rakyat berdiri bersama.
Para korban dan warga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Bapak Camat.
“Terima kasih Bapak Camat, kehadiran Bapak di tengah kami sangat berarti, membuat kami merasa tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini.”
Saat ini, kebutuhan paling mendesak yang diharapkan oleh para korban adalah bantuan berupa bahan bangunan — semen, batu, pasir, kayu, atap, dan material lainnya — agar mereka dapat mulai membangun kembali rumah yang menjadi tempat berlindung bagi keluarga tercinta. 74 jiwa menaruh harapan kepada kita semua, kepada sesama warga, dermawan, dan pihak yang mampu, untuk bergotong royong meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah ini.
Musibah adalah ujian, namun kepedulian dan kebersamaan adalah jawaban yang membuat kita semakin kuat. Semoga setiap tetes keringat, setiap bantuan yang disalurkan, menjadi cahaya harapan bagi 24 keluarga di Pateten Satu untuk kembali memiliki rumah, dan menjadi amal jariyah yang tak terputus bagi kita semua.
Terima kasih kepada pemerintah, BSMI Kota Bitung, para donatur, dan seluruh warga yang telah berbagi kepedulian. Kita bangkit bersama. 🙏🙏🏼
#Mamase Red.





