Suaragenerasikita.com/JAKARTA, 14 September 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026, dengan masa bakti mengikuti sisa periode tugas Kabinet Merah Putih hingga tahun 2029.
“Kami menilai keputusan ini sangat tepat dan matang. Bapak Suahasil bukanlah sosok baru di lingkungan pengelolaan keuangan negara; beliau sudah bertahun-tahun merawat, memahami, dan turun langsung melihat persoalan fiskal dari hulu hingga ke hilir. Termasuk keresahan yang sudah lama disampaikan para kepala daerah di seluruh pelosok negeri terkait pemotongan Dana Bagi Hasil yang hingga kini belum memperoleh jawaban yang jelas dan tuntas. Persoalan ini sudah menjadi keluhan yang meluas, dan kami berharap dengan kehadiran beliau yang sudah paham betul peta masalahnya, segera lahir kepastian serta penyelesaian yang adil. Pastikan hak keuangan daerah disalurkan sesuai ketentuan, dana pembangunan tepat sampai ke sasaran, serta rasa keadilan pengelolaan keuangan negara benar-benar dirasakan merata oleh seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” ujar Ketua Umum BRN Brigade Rakyat Nusantara, Regen, saat ditemui awak media di kantornya.
REKAM JEJAK DAN ARAH KEBIJAKAN
Sebelum dipercaya memegang jabatan tertinggi di kementerian ini, Suahasil Nazara telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama lebih dari tujuh tahun. Pengalaman panjang tersebut membuatnya menguasai secara mendalam berbagai aspek pengelolaan keuangan negara, mulai dari penyusunan anggaran, pengelolaan pendapatan, hingga penyusunan kerangka kebijakan fiskal nasional.
Usai pelantikan, Suahasil menyampaikan arahan utama yang diterima langsung dari Presiden: menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tetap kokoh, dapat dipertanggungjawabkan, serta dipercaya masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen menjaga defisit anggaran tetap berada di bawah batas aman 3 persen, agar laju pembangunan nasional tetap berjalan berkelanjutan tanpa mengorbankan ketahanan keuangan negara dalam jangka panjang.
Tim media thofilus b benyamin
Redaksi





