Suaragenerasikita.com//SUBANG – Tim awak media saat melakukan monitoring di wilayah Kabupaten Subang menemukan dugaan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang dinilai tidak wajar di SPBU 34.41215.

 

 

Dalam pemantauan tersebut, sebuah mobil truk box dengan nomor polisi A-8285-FC terlihat melakukan pengisian BBM jenis solar bersubsidi. Tim media kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada pengemudi kendaraan tersebut.

 

 

Pengemudi yang diketahui bernama Hendri membenarkan bahwa kendaraan tersebut melakukan pengisian solar sebanyak dua kali. Menurut keterangannya, pengisian dilakukan dua kali tanpa kendaraan keluar dan kembali masuk ke area pengisian solar SPBU.

 

 

“Benar mengisi dua kali,” ujar Hendri saat dikonfirmasi awak media.

 

 

Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian karena BBM jenis solar merupakan bahan bakar yang mendapatkan subsidi pemerintah dan penyalurannya memiliki ketentuan serta mekanisme yang harus dipatuhi.

 

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kendaraan truk box tersebut selanjutnya diamankan oleh jajaran Polres Subang Unit 3 Tipiter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan penyalahgunaan atau ketidaksesuaian dalam proses pengisian BBM bersubsidi tersebut.

 

 

Dalam keterangannya kepada awak media, Hendri juga menyebutkan bahwa pemilik kendaraan tersebut bernama Andri, yang menurut pengakuannya merupakan Oknum anggota Polres Subang.

 

 

Namun, keterangan mengenai identitas dan status pemilik kendaraan tersebut masih perlu dikonfirmasi serta diverifikasi kepada pihak Polres Subang. Hingga proses pemeriksaan selesai, belum dapat disimpulkan apakah pengisian BBM tersebut memenuhi ketentuan atau terdapat pelanggaran.

 

 

Polisi diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara transparan, termasuk mengecek data transaksi pengisian BBM, rekaman CCTV SPBU, serta keterangan pengemudi dan pihak-pihak terkait.

 

 

Masyarakat juga berharap pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di wilayah Subang terus diperketat agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

 

 

Dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut masih dalam proses pemeriksaan. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan sesuai fakta hasil pemeriksaan aparat penegak hukum.

Redaksi toby