Suaragenerasikita.Com//GORONTALO – Destry Damayanti telah ditetapkan oleh Komisi XI DPR RI sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Rabu, 26 Agustus 2026, menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026.
Lima tahun ke depan akan menjadi pembuktian apakah Destry benar-benar mampu menjadi penjaga independensi BI, stabilitas rupiah sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi.
Karena pada akhirnya, keberhasilan seorang Gubernur BI bukan diukur dari seberapa sering namanya muncul di media atau seberapa harmonis hubungannya dengan pemerintah.
Ukuran keberhasilannya sangat sederhana. Rupiah terjaga, inflasi terkendali, ekonomi bergerak, kredit mengalir ke rakyat dan dunia usaha, serta kepercayaan terhadap Bank Indonesia tetap kuat.
Kalau itu mampu diwujudkan, maka Destry bukan hanya layak menjadi Gubernur BI.
Ia layak disebut sebagai nahkoda yang berhasil membawa kapal ekonomi Indonesia melewati badai global.
Respon dari pelaku usaha :
Mereka tidak membutuhkan janji besar Destry. Mereka ingin kepastian, stabilitas, dan kebijakan yang mampu membuat roda ekonomi terus bergerak.
Roni Kaluku pengamat ekonomi senior Gorontalo, ucapkan selamat atas terpilihnya Destry mencatat sejarah sebagai wanita pertama Gubernur Indonesia.
“Saya berharap Destry dan BI tetap independen, profesional dan berani mengambil kebijakan yg berpihak pada stabilitas moneter dan dunia usaha” tegas Roni kepada MPN, di Gorontalo. (Jumat,28/8/2026)
Menurut Roni, stabilitas moneter, rupiah yang stabil, inflasi yang terkendali, dan kebijakan suku bunga yang terukur penting, guna memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam mengambil keputusan investasi, produksi, hingga ekspansi bisnis
Destry sebagai pengendali moneter indonesia, harus berani mempertahankan independensi BI, untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi dan fiskal pemerintah.
Menurut mantan Direktur Quality Hotel Gorontalo ini, Destry sebagai pilihan yang rasional dan berbasis kesinambungan.
“Keberhasilan Destry nanti sangat ditentukan oleh satu hal yakni, seberapa kuat ia mempertahankan independensi BI ketika kepentingan pertumbuhan ekonomi dan fiskal pemerintah berhadapan dengan kebutuhan stabilitas moneter” Tutup Roni yg juga kader Partai Nasdem Gorontalo.
Arifz KZ/MPNbiroGorontalo.





