Suaragenerasikita.com//JAKARTA, 12 Oktober 2026 – Organisasi Generasi Perubahan Nusantara Indonesia (GPNI) memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan‑pernyataan dari Denny Indrayana dan rekan‑rekannya yang mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka. Ketua Umum DPP GPNI Gleen Lesnussa menyatakan pihaknya siap menjaga kedaulatan dan tatanan hasil pemilihan rakyat.
“Kami dari GPNI siap menjaga kedaulatan negara ini. Apabila ada sekelompok pihak yang berusaha merusak tatanan kepemimpinan Pak Prabowo beserta Wakil Presiden, kami akan melawannya. Perlu diingat, pasangan Prabowo‑Gibran dipilih langsung oleh rakyat Indonesia, bukan oleh Denny Indrayana dan kelompoknya. Kami berharap semua pihak berhenti menciptakan kegaduhan, mari bersama‑sama membangun bangsa,” ujar Gleen Lesnussa kepada awak media.
Sekretaris Jenderal DPP GPNI Ade Darman SH MH juga menyampaikan pernyataan tegas. Ia menilai upaya yang dilakukan lebih tampak untuk mencari panggung publik daripada memperkuat wibawa pemerintahan. Ia juga menyinggung latar belakang kasus korupsi yang pernah dikaitkan dengan Denny Indrayana serta riwayat pendidikan Wakil Presiden.
“Jika hanya ingin mencari panggung boleh saja, tapi jangan dengan cara merusak wibawa pemerintah. Dulu ketika ada persoalan pemilu beliau tidak turun tangan, lalu ada kasus dugaan korupsi hingga kemudian pergi ke luar negeri, baru sekarang kembali seolah‑olah menjadi pahlawan. Mengenai isu ijazah, riwayat pendidikan Mas Gibran sudah jelas; mustahil seseorang dapat melanjutkan kuliah jika tidak memiliki kelengkapan ijazah jenjang sebelumnya,” tegas Ade Darman.
Pimpinan GPNI menegaskan bahwa setiap kritik terhadap pemerintahan tetap boleh disampaikan secara konstruktif dan sesuai jalur hukum, tanpa harus menciptakan gejolak politik yang mengganggu stabilitas nasional.
Tim media SGK
Thofilus b benyamin





